Definisi Wanita Hebat


intan.me : Mencoba menuliskan pendapat tentang Definisi Wanita Hebat. Buat yang tak sependapat silahkan kita berdiskusi hangat. Jangan kita niatkan berdebat, apalagi adu urat, karena itu menimbulkan mudharat.

Kemarin sekilas saya baca seorang friendlist berkomentar di sebuah tulisan mengenai pertanyaan tentang perempuan hebat. Eh, tadi saya cek facebook ada yang mention di kolom komentar.

Menurut saya, wanita disebut hebat jika memenuhi 3 syarat:

1. TAAT

Tentu saja taat ini dimulai dari niat diikuti dengan implementasi yang bisa jadi sangat berat.

Taat kepada siapa? Yang pertama tentu kepada yang Maha Pencipta. Karena Dia, Dzat yang telah membuat wanita hadir ke dunia. Tanpa Kemurahan-Nya, Hawa tak akan ada. Dan kita semua tak terlahir ke dunia juga.

Berikutnya, ketaatan kepada orangtua. Bakti yang murni sebagai ananda adalah bukti taatnya kita. Karena dalam ajaran agama saya, ridha orang tua adalah wakil dari ridha-Nya di dunia. Taat ini berat tentu saja, karena orangtua kita juga sama-sama memiliki keterbatasan seperti kita. Di sebagian kasus, orangtua ini banyak menimbulkan luka, tetapi apapun itu, kita harus tetap taat. Berat. Ya kalau gak berat gak surga balasannya.

Kemudian ketaatan berikutnya jika datang masanya yakni taat pada suaminya. Kenapa? Karena suami imamnya, nahkodanya, pemimpinnya. Dan karena ridha suami adalah kunci surga bagi para istri. Termasuk ridha suami di sini adalah bekerja atau tidaknya si istri. Mau kuliah S1, S2 atau S3 kah istri, terserah sang suami.

Dan semua pilihan wanita, asalkan diridhai orangtua dan suaminya, hebat-hebat saja menurut saya. Gak ada patokan harus mentog S3 baru hebat. Yang lulusan SD pun, kalau taat kepada Allah, taat orangtua, taat suaminya, itu sangat hebat. So, taat adalah syarat pertama wanita dikatakan hebat. Ini menurut saya. Monggo yang tak sependapat, sah-sah aja.

2. BERMANFAAT


Syarat kedua wanita hebat adalah dia bermanfaat. Untuk siapa? Tentu saja lingkup kemanfaatan manusia beda-beda. Ada yang memilih fokus bermanfaat untuk suami dan anak-anaknya saja. Ada yang menambahkan diri bermanfaat untuk mengajar ngaji di mushola dekat rumahnya. 


Ada yang menambah manfaat dengan menolong sesama menjadi dokter. Ada yang jadi guru, ustadzah, atau apapun itu, intinya manfaat. Bahkan ada yang memilih menjadi penulis handal untuk menebar manfaat kan walaupun di rumah saja.

Jadi, selama wanita itu bermanfaat sesuai lingkup yang ia pilih, menurut saya ia sangat hebat. Seorang janda yang berjuang dari subuh hingga petang menghidupi anak-anak yatim juga sangat hebat. Walaupun ia tak sempat bermanfaat untuk sekitarnya. Tapi ia memiliki prioritas nyata yakni anaknya. Semua pilihan asal niatnya manfaat ya hebat.

Yang sama sekali tak hebat adalah wanita yang bikin mudharat, pelakor misal, pelacur, atau tukang santet, jelas semua itu mudharat.

3. MEMURNIKAN HATI DARI UJUB YANG TERSIRAT MAUPUN TERSURAT

Nah, ini syarat terakhir kehebatan wanita menurut saya. Yakni berjuang menata hatinya dimanapun posisi dia berada. Sebagian wanita, memang ada yang ditakdirkan menjadi profesor dalam kehidupannya. Ada pula yang ditakdirkan menjadi CEO sebuah perusahaan ternama yang dirintis bersama almarhum suaminya. Ada yang menjadi pimpinan tertinggi perusahaan dimana ia bekerja, rektor, direktur, dan apapun sebutan lainnya.

Ya, faktanya ada wanita yang diuji dengan gemerlapnya harta dan tahta di dalam takdir manusia di dunia yang sementara.

Dan, kehebatan mereka adalah ketika itu semua tetap membuatnya rendah hati, tak ujub, tak sombong, dan tak pernah merendahkan sesama wanita yang tak seperti dia. Dia tak pernah jumawa dengan Pemberian Allah padanya. Karena ia sadar semua hanya titipan sementara. Ia seperti itu karena takdir saja. Dan ia menjalankan dengan sepenuh iman di dalam dada.

Apapun takdirnya, ia tetap taat kepada Rabbnya, orangtuanya, suaminya, dan tetap menebar manfaat kepada sekitarnya. Serta memurnikan hatinya dari kelebat rasa yang semestinya tak ada, dan itulah syarat ketiga wanita yang betul-betul hebat.

Sehingga ketiga syarat di atas itulah definisi wanita hebat versi saya. Jadi, sudahkah kita mencetak diri menjadi wanita hebat berikutnya? Saya sendiri masih belajar.

Hayuk, kita belajar bersama. Dan semoga para wanita hebat di dunia berhak bertetangga kelak di surga-Nya.

Salam hebat wanita Indonesia! Mari berjuang bersama mengalahkan corona.

0 Komentar

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel