Tugas Logika



Intan : Bagaimanapun hal tahu manusia itu dipersoalkan. Teranglah bahwa manusia itu tahu. Tahu bukanlah suatu alat atau daya pada manusia yang dipunyainya sejak lahir seperti : mata, telinga atau alat indra lainnya, melainkan tahu itu suatu tindakan , yang mempunyai hasil yang disebut orang pengetahuan. 

Adapun  alat atau dayanya disebut : "pikiran, budi atau akal". Dalam bahasa kita mempergunakan daya ini disebut berpikir. Berpikir ini tidak dijalankan manusia sejak lahirnya. walaupun kemampuannya ada, jadi berpikir itu pada manusia adalah secara potensial. Pada suatu ketika manusia berfikir juga secara aktual.


Ternyata berpikir itu tidak amat mudah, mungkin orang salah dalam berpikir itu, bukan pengetahuannya yang salah, melainkan jalan pikirannya yang tidak lurusatau tidak menurut aturan. 

Misalnya kalau dikatakan terhadap seseorang yang berbelanja agak berlebih-lebihan serta tak menawar-nawar ' ah itu mah orang Kota'. hal demikian disebut tidak logis, sebab walaupun mungkin benar, bahwa orang yang berbelanja demikian itu orang Kota, tetapi tidak benarlah, bahwa ia bertindak demikian itu karena ( demi ) ia orang Kota.

Tidaklah semua orang Kota dan tiap-tiap orang Kota selalu bertindak demikian, kalau ia berbelanjapun jika orang tersebut ingin membuktikan, bahwa Tuhan itu ada dengan mengatakan: karena ' manusia itu ciptaan Tuhan' ,  sebab yang demikian justru bukti mengapa Tuhan harus ada dan orang menyaksikannya bahwa Tuhan itu ( tanpa bukti) ada, malahan Tuhan itulah yang menciptakan manusia dan seisi dunia.


Sebaliknya kalau dikatakan orang : A sama dengan B, dan B sama dengan C, maka A sama dengan C. Itulah segera nampak kelurusan dari jalan pikiran tersebut, logis lah itu, kata orang.


Jadi rupa-rupanya adalah aturan berpikir yang tidak boleh dilanggar. Suatu tugas ilmiah mencari aturan berfikir ini, supaya diketahui kalau ada pelanggaran aturan dan penyelewengan dari jalan berfikir yang lurus. Dicobalah oleh para ahli pikir untuk memenuhi tugas itu, hasilnya memang bermanfaat sekali bagi manusia yang mau berpikir.


Pengetahuan itu merupakan bagian filsafat dan disebut orang logika. Tugas logika ia;ah memberikan penerangan bagaimana seharusnya orang berpikir. Ada yang menyebut, bahwa logika itu mengutarakan tehnik berfikir, yaitu cara sebenarnya untuk berpikir.

0 Komentar

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel